Membuat Pemrograman Swirch Case menggunakan Bahasa C
Membuat Pemrograman Swirch Case menggunakan Bahasa Pemrograman C
Penulis : Fikri Nurrahman Hakim (10123448) [2KA23]
Bahasa C adalah bahasa pemrograman tingkat menengah yang diciptakan oleh Dennis Ritchie di Bell Labs pada tahun 1972. Bahasa ini dirancang untuk tujuan pengembangan sistem, terutama untuk menulis sistem operasi UNIX. Karena fleksibilitas, efisiensi, dan portabilitasnya, C menjadi salah satu bahasa pemrograman yang paling populer dan berpengaruh.
Switch case adalah sebuah struktur kontrol dalam bahasa pemrograman, termasuk C, yang digunakan untuk membuat pengambilan keputusan berdasarkan nilai dari suatu ekspresi. Struktur ini memungkinkan kita memilih salah satu dari beberapa blok kode untuk dijalankan, berdasarkan nilai yang cocok dengan sebuah kasus (case).
Berikut adalah Program yang dibuat yang bersisi tentang :
1. Mengubah Suhu dari Celcius ke Fahrenheit, yang menggunakan jenis operasi Inputan.
2. Piramida Angka, menggunakan jenis operasi Perulangan.
3. Menentukan Jenis Segitiga, menggunakan jenis operasi kondisi.
Input Bahasa Pemrograman C
Penjelasan
#include <stdio.h>
Header stdio.h
atau Standard Input Output digunakan untuk menyediakan fungsi-fungsi standar
untuk input dan output dalam bahasa C.
int main()
Fungsi main
adalah awal dari eksekusi program dalam bahasa C. Saat program dijalankan,
eksekusi yang akan dimulai adalah fungsi ini.
Tipe data int merupakan
fungsi main yang akan mengembalikan nilai berupa integer.
int
pilihan;
Variabel pilihan merupakan tipe int(integer) digunakan
untuk menyimpan input dari pengguna mengenai pilihan menu.
Bagian Awal
- Menampilkan Menu dan Mengambil Pilihan Pengguna
int
pilihan;
printf("Menu:\n");
printf("1.
Mengubah Suhu dari Celcius ke Fahrenheit\n");
printf("2.
Mencetak Piramida Angka\n");
printf("3.
Menentukan Jenis Segitiga\n");
printf("Pilih
salah satu (1-3): ");
scanf("%d",
&pilihan);
Menampilkan menu yang berisi 3 pilihan,yaitu Mengubah
suhu, Mencetak piramida angka, dan Menentukan jenis segitiga.
memilih
salah satu pilihan dengan menggunakan scanf untuk mengambil input
berupa integer yang disimpan di variabel pilihan.
Case 1 -
Mengubah Suhu dari Celcius ke Fahrenheit
case 1: {
float celsius, fahrenheit;
printf("Masukkan suhu dalam Celcius:
");
scanf("%f",
&celsius);
fahrenheit = (celsius * 9 / 5) + 32;
printf("%.2f Celcius = %.2f Fahrenheit\n", celsius,
fahrenheit);
break;
}
Jika memilih pilihan 1, program akan meminta input suhu
dalam Celcius. Rumus yang digunakan untuk mengubah suhu Celcius ke Fahrenheit,
yaitu
fahrenheit = (celsius * 9 / 5) + 32.
Program menampilkan hasil konversi suhu dengan
menggunakan printf. Jenis Operasi yaitu input dengan mengambil
input suhu dalam Celcius menggunakan scanf.
Case 2 -
Mencetak Piramida Angka
case 2: {
int n;
printf("Masukkan jumlah baris untuk piramida: ");
scanf("%d", &n);
for (int i = 1; i <= n; i++) {
for (int j = i; j < n; j++) {
printf(" ");
}
for (int j = 1; j <= 2 * i - 1; j++) {
printf("%d", i);
}
printf("\n");
}
break;
}
Jika memilih
pilihan 2, program akan meminta input jumlah baris piramida yang ingin dicetak.Program
menggunakan dua buah for loop untuk mencetak piramida
angka, yaitu :
- Loop pertama mencetak spasi untuk menyusun piramida secara simetris.
- Loop kedua mencetak angka sesuai dengan baris yang sedang diproses, di mana angka yang dicetak adalah nilai i (baris ke-i).
- Setelah baris selesai dicetak, program melanjutkan ke baris berikutnya dengan printf("\n").
Jenis Operasi yang
di gunakan yaitu Input untuk mengambil input jumlah baris untuk piramida
menggunakan scanf. Dan menggunakan perulangan dua buah for loop digunakan
untuk mencetak piramida, yang pertama untuk spasi dan yang kedua untuk angka.
Case 3 - Menentukan Jenis Segitiga
case 3: {
int a, b, c;
printf("Masukkan panjang sisi pertama: ");
scanf("%d",
&a);
printf("Masukkan panjang sisi kedua: ");
scanf("%d",
&b);
printf("Masukkan panjang sisi ketiga: ");
scanf("%d",
&c);
if (a + b > c && a + c > b && b + c > a) {
if (a == b && b == c) {
printf("Segitiga Sama
Sisi\n");
} else if (a == b || b == c || a == c) {
printf("Segitiga
Sama Kaki\n");
}
else {
printf("Segitiga
Sembarang\n");
}
} else {
printf("Tidak membentuk segitiga.\n");
}
break;
}
Jika memilih pilihan 3, program akan meminta input
panjang sisi segitiga. Program kemudian akan memeriksa apakah sisi-sisi yang
dimasukkan membentuk segitiga yang sesuai dengan menggunakan kondisi if untuk
memastikan bahwa jumlah kedua sisi lebih besar dari sisi ketiga.
Setelah itu, if-else digunakan untuk
menentukan jenis segitiga berdasarkan panjang sisi, yaitu :
-
Segitiga Sama Sisi, jika semua
sisi sama.
-
Segitiga Sama Kaki, jika ada dua
sisi yang sama.
-
Segitiga
Sembarang, jika
semua sisi berbeda.
-
Jika
sisi-sisi yang dimasukkan tidak membentuk segitiga, program akan mencetak pesan
bahwa input tidak valid.
Jenis Operasi
yang digunakan yaitu input untuk mengambil input panjang sisi segitiga
menggunakan scanf. Dan Operasi Kondisi menggunakan if untuk
memeriksa validitas segitiga dan jenis segitiga berdasarkan panjang sisi.
Bagian Default
default:
printf("Pilihan tidak valid. Silakan pilih antara 1 hingga
3.\n");
Jika memasukkan
angka yang tidak ada dalam pilihan (misalnya 4 atau angka selain 1-3), program
akan menjalankan bagian default untuk memberi tahu bahwa
pilihan yang dimasukkan tidak valid.
Jenis Operasi Kondisi Digunakan
dalam switch-case untuk menangani pilihan yang tidak valid.






Komentar
Posting Komentar